Kabar membanggakan datang dari Program Studi S1 Teknik Biomedis, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga.
Prof. Dr. Khusnul Ain, S.T., M.Si. dan Franky Chandra Satria Arisgraha, S.T., M.T. berhasil meraih paten granted dengan judul invensi “Perangkat Tomografi Impedansi Elektrik Multifrekuensi” dengan nomor IDS000011307.

Inovasi ini merupakan hasil riset pengembangan teknologi Electrical Impedance Tomography (EIT), yaitu sistem pencitraan berbasis pengukuran impedansi listrik yang digunakan untuk mendeteksi variasi konduktivitas di dalam suatu objek, terutama jaringan biologis. Melalui rancangan multifrekuensi, perangkat ini mampu memberikan hasil citra yang lebih akurat dan responsif terhadap perubahan fisiologis pada objek yang diamati.

Keberhasilan ini menegaskan kontribusi nyata dosen-dosen prodi S1 Teknik Biomedis dalam bidang instrumentasi biomedis, khususnya dalam pengembangan teknologi diagnostik non-invasif yang mendukung kemajuan riset dan inovasi kesehatan di Indonesia.

Dengan diperolehnya hak paten ini, Program Studi S1 Teknik Biomedis Universitas Airlangga semakin memperkuat reputasinya sebagai pusat inovasi yang mengintegrasikan ilmu fisika, teknik, dan kedokteran untuk menjawab tantangan di bidang teknologi medis modern.